Saya penyaLA(PAR)

Assalamu’alaikum, ukhti, akhi~

Halooo, haii..

“Salam menyala, nyala~”

Ini adalah tagline yang selalu tersisip di setiap kicauan awal salah satu gerakan keren di Kota ini. Yap, Penyala Makassar!! (horraaaaayyyy, everybody standapplause)

Jadi, hari ini katanyaaa adalah welcoming party bagi kami-kami, para volunteer yang bergabung di penyala dan telah menyukseskan satu kegiatan dan prokernya penyala, di keluarga besar penyala Makassar. Bahasa kerennya adalah piknik penyalaa.. wuhhhuuuu.. piknik, uyyeaaayy.. meski saya bukan workaholic, juga bukan mahasiswa yang sibuk tugas akhir, apalagi ibu rumah tangga yang sibuk urus suami dan anak (belum nikah, semoga di segerakan ketemu dengan jodohnya, Aamiin), kata-kata piknik selalu saja timbul ekspektasi bakal heboh-heboh, main air, main tanah. Hahaha.

Nah, awalnya kan ngumpul di MCD, tapi berhubung sekarang sementara stay di Rumah, di Limbung, jadinya saya nyusul tim pendahulu saja (kak Udpa, Kak Fanny, dan Kak Bila juga Kak Tiny). Tempat pikniknya adalah di RHD (Rumah Hijau Denassa).

Karena sementara berhalangan dan diharamkan sholat, saat bangun subuh karena dengar adzan subuh, yang saya lakukan adalah cek hp (berharap ada chat yang bilang bakal datang lamaran di rumah hari ini, eh), cek jam dan tidur kembali. Hahaha. Begitu bangun lagi, ternyata saya kebablasan. Bangun pukul 07.07, kak tiny sudah berangkat dari rumahnya dan saya, baru saja mengumpulkan nyawa. Mendengar di kamar sebelah, si Ian sudah bangun, jadi saya ke kamar doi, maen-maen sebentar dengan dia, lalu ngebabu sedikit, dan mulai mandi. Intinyaaa, jam 8 teng saya baru segar, siap-siap mau pergi dan baru sadar ternyata kuota di mifi pun hape habis semua. Jadinyaaaaaaa, saya bingung, mau hubungi kak tiny tapi kuota habis dan pulsa sekarat. Huhu. Pasrah, berharap penjual kuota depan sana sudah buka.

Tedeeeett.. saya tiba di Rumah Hijau Denassa itu sekitar 08.45. tempatnya serius, keren. Diberi sedikit arahan oleh Dg Nassa (saya yakin, ini nama daeng nya. Jadi beliau saya panggil Dg Nassa saja yah), ternyata teman-teman penyala dari Makassar tiba hampir pukul 10.00 (atau pukul berapa sih? Saya lupa-_-)

Sempat foto-foto bareng sebelum kegiatan “piknik”nya dimulai, saya sampai sekarang belum dapat fotonya. Hahaha. Kemudian kami pindah ke area sebelah, bermain games. Inti gamesnya adalah bagaimana cara pesertanya kenal satu sama lain (meski pada ujung-ujungnya, saya lagi-lagi jarang dengan mudah mengingat nama juga tampang orang lain), akhir gamesnya kami di bagi menjadi 7 kelompok. Saya, sekelompok LAGI dengan kak Tiny (daeng Rewa), Kak Udpa, Kak Nunu, Kak Nurul dan adek Muti dari kelas Komunitas RHD. Sedikit lanjut games, kemudian forum di ambil alih oleh Dg Nassa. Disini sepertinya pembagian kelompok yang dilakukan sebelumnya seperti tidak berguna yah? Hahaha. Maksud saya, selain membuat kami lebih kenal lagi, trus apa dong?

Nah, sebelum di ambil alih oleh Dg Nassa, saya sebetulnya sudah sangat-sangat merasa lapar. Mungkin karena hari kemarin saya cuman ketemu bakso dan coklat, tak pernah bertemu dengan nasi, juga pengaruh hormon akibat halangan makanya suka makan, juga karena telat bangun dan tak sempat memikirkan makanan, jadinya perut di cacing-cacing (atau cacing-cacing yang diperut?) demo sedari paginya. Dan sedihnyaaaaa adalah, saya tak membawa bekal sedikitpun. Tak ada permen (yang biasanya selalu nyangkut dalam tas), juga tak membawa air minum. Disekitar juga tak ada orang yang sedang mengunyah, ditambah lagi games yang banyak bikin ketawa, membuang energy dengan berdiri, dan akhirnya saya menyerah. Teman-teman penyala lainnya excited, pake banget, saya? Hanya duduk dengan kak tiny (yang selalu saja merasa lapar) menunggu penjelasan Dg Nassa yang sebetulnya keren. Tentang tanaman-tanaman di RHD yang memang banyak, beragam, tapi sayangnya lapar membuatku tak fokus. Hahahaha

Nah, jam 12 lewat, Adzan berkumandang. Cerita Dg Nassa tentang Tanaman-tanaman kerennya pun usai. Teman-teman penyala yang lain bergegas sholat, sementara saya dan kak tiny bergegas mencari penolong perut lapar. Hahahahah. Setelah sholat, dan juga perut sedikit terganjal, kami lanjut makan siang yang ternyata ditemani oleh hujan yang tak kunjung berhenti hingga acara berakhir.

Yang lucu, adalah saat makan. Sayaaaa, iyaa, sayaaaa, yang selalu TIDAK menghabiskan makanan jika di sediakan oleh orang lain, kaget melihat porsi makanan yang disediakan. Terlalu banyak lauk juga nasi, dan sayurnya kurang L dan tanpa sendok. Sekali lagi, T-A-N-P-A S-E-N-D-O-K. untuk makanan dengan kuahnya. Hahahaha. Seriously, saya sangat bingung, bagaimana cara memakan sayur berkuah itu jika tanpa sendok? Hahahahah. Untung kak tiny punya ide yang sangat brilian (bisami dapat penghargaan kak Tiny). Hahahaha. Posisi lunch-eco-box nya di miringkan biar kuah sayurnya turun ke nasi. Hahahahaha. Ini sumpah, ide gila yang luuucccuuuu sangat. Hahaha. Dan saya turuti. Hahaha. Btw, salah satu aturan di RHD, kita harus menghargai makanan jadi makanan yang disediakan HARUS di habiskan. HARUS guys! Iyyaaa, HARUS! Dan saat itu, kak Oky tidak ada, kakak yang selalu saja mampu menampung banyak makanan dalam lambungnya, dan saat itu juga kami (khususnya saya, Kak Udpa dan Kak Tiny) rindu dengan kehadiran abang-abang jenggot ini. Hahahah. Tapi, untung Kak Udpa, kakak yang Baek Hati, tidak sombong dan pemakan sabun, hahaha, mengambil 2 suap nasi dari lunchbox ku juga mengambil tempe yang sisa setengah (maaafkan aku, maafkan karena makan sisanya Inces L maaaaaafff), kemudian saya bertukar cah kangkungnya kak tiny (fyi, sayaaa sukaaaa sayur kangkung <3) dengan perkedel punyaku. Lauknya masih ada ayam. Hingga 1 suap lagi untuk menghabiskannya, saya, tiba-tiba saja, menggigit bibir sendiri (yaiyyalah bibir sendiri, masa bibir orang di sampingku? Nda mungkin lah-_-) rasanya perih, (yang mau cari pasien sariawan, nih, kayaknya saya besok bakal sariawan hahahah), dan saya, berusahaaa untuk menghabiskannya, hinggaaaa tetes terakhir. Dan voilllaaaaaa.. lunch nya habis guys! Habisss! Yeaaayyy..

Setelah makan, ternyata Dg Nassa masih melanjutkan ceritanya. Kali ini beliau bercerita tentang sejarah-sejarah. Karena bersampingan dengan kak udpa dan Kak tiny, storytelling Dg Nassa betul-betul tak ada yang masuk di telinga sayaa. Saya juga asyik bercerita dan menertawai hal-hal absurd dari dua orang ini. Hingga pukul 14.16, Dg Nassa menutup storytellingnya lalu lanjut oleh sang Koordinator penyala yang sedari tadi duduk disamping saya itu. Hahah. Akhirnya, di agendakan lah puscer (pustaka ceria) di bulan Maret sebagai akhir program kerja dari si Koordinator cerewet ini. Hahaha

So, hows the end? Saya, pulang ke rumah barengan dengan kak udpa, kak tiny dan kak Ama. Meski tetap saja, seperti yang saya bilang sebelumnya, saya adalah orang yang susah mengingat, jadi, kenang-kenangan yang saya peroleh hari ini adalah membedakan nama-nama kakak-kakak di Penyala yang sebetulnya masih terlihat kurang interaksi dengan kami yang anak baru ini (ini pandangan pribadi loh guys.. hahahah). Tapi, apapun itu, semoga, saya, juga kamu, bisa betah di gerakan menyinari dunia ini dengan buku-bukunya.

Eh iya, karena saya perannya sebagai komentator bola, bisa tidak untuk piknik-piknik selanjutnya kita betul-betul piknik? Tanpa HP di tangan, tanpa baju kemeja, hanya baju kaos dan pakean yang nyaman, bermain dengan tanah, lumpur, juga air? Atau kejar layangan putus juga boleh, asal jangan kejar cinta yang putus, soalnya jodoh mah ga bakal kemana. Jodoh di tangan Tuhan, kan? Deeeeeehh, ambi meki itu di tangannya Tuhan.. hahah. (ah, receh~)

Ah, waktunya tidur yah?

Ya sudah. Kayaknya postingan saya sudah melebihi 3 paragraf kan? Hahaha..

Selamat tidur, semoga besok pagi, awal minggu, menjadi awal yang selalu menjadi penyemangat buat saya dan kamu.

Juga semoga Tuhan selalu melindungi aku dan kamu, jodohku. Eeaaaa.. cepat-cepat meki ke rumah. Hahaha. jangan meki tunggu Lebaran tiba.. hahahhahahahahhahaha

-Kiss and Hug

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s